
Baru
beberapa minggu saja mengikrarkan bendera percintaan, eh sekarang kok dianya
minta bubaran! What’s the matter?. Menyalahkan
pasangan kita untuk problema ini apalagi sampai mencari kambing hitam
kemana-mana bukanlah sebuah tanda kedewasaan. So untuk mengetahuinya lebih
lanjut, hari ini saya postkan beberapa artikel yang saya ambil dari beberapa
sumber yang saya rasa sangat perlu dibaca oleh sodara-sodaraku kaum wanita,
agar tidak lagi seperti lagunya Jeng Maia “Lelaki buaya darat, Busyet….aku
tertipu lagi!” That’s why sebelum melangkah untuk mencari pasangan, baiknya kenali
dulu apa-apa yang disuka ataupun tidak disukai oleh kaum pria. walaupun penyesalan memang adanya selalu dibelakang. tetapi pencegahan selalu akan menjadi hal baik daripada sekedar pengobatan. ingatlah bahwa airmata wanita itu diberikan Tuhan bukan untuk menangisi hal-hal sepele tapi lebih ditujukan untuk menangisi kehormatan yang telah terenggut disaat belum waktunya dan juga untuk menyesali dosa yang telah dibuat.
So, tak mau hal itu terjadi dan bosan ngedengerin cerita tentang broken heart? simak pelan-pelan informasi ini dan ambil nilai kebenaran di dalamnya.
3 PRILAKU WANITA YANG DIBENCI PRIA
Perilaku
wanita yang salah di depan pria sering kali berdampak pada kehidupan cintanya.
Tak jarang kesalahan fatal itu membuat sang wanita dihindari lawan jenisnya.
Ini dia perilaku-perilaku yang harus dihindari.
Posesif
berlebihan
Selalu minta laporan kegiatan pasangan atau calon pasangan tiap saat, lengkap
dengan keterangan tempat serta orang-orang yang ada di sekitarnya. Jika laporan
lewat pesan singkat tidak dilakukan, maka Anda tak ragu untuk menelepon
berkali-kali walau pasangan sedang berada di lingkungan kerjanya. Memeriksa
ponsel dan jejaring sosial pasangan adalah hobi Anda. Tak jarang Anda menelepon
atau mengirim pesan singkat pada rekan wanita pasangan dan mengancam mereka
agar tak mendekati kekasih Anda.Perilaku cemburu berlebihan ini dapat
dipastikan akan membuat pasangan atau calon pasangan Anda menjauh dan
menghindar.
Terlalu
'gampangan'
Anda bersedia pulang tengah malam di kencan pertama. Esoknya Anda telah
menyatakan cinta, dan seterusnya. Ada pepatah “Semakin mudah didapat, maka
semakin mudah juga melepaskannya”. Jangan sampai pria menganggap Anda “murah”.
Lebih baik berstatus jomblo ketimbang mengobral diri kan?

Berselingkuh
Berselingkuh bukanlah sebuah prestasi. Selingkuh juga bukan pertanda bahwa Anda
wanita hebat yang bisa menggaet pria manapun. Mengkhianati kepercayaan pasangan
justru menunjukkan betapa “murahnya” Anda. Anda tak lagi bisa menjaga
kehormatan diri juga pasangan. Sekali Anda berselingkuh, maka cap wanita
gampangan akan melekat di diri Anda.
3 SIFAT WANITA YANG DIBENCI PRIA.
Jika
ingin mendapatkan perhatian dari seorang pria bahkan sampai bisa menjadi
kekasihnya, maka para wanita sebaiknya tidak memiliki sifat yang dibenci kaum
Adam ini. Ingin tahu sifat seperti apa saja yang dibenci pria dari para wanita,
kita lihat dibawah ini:
Terlalu sensitif
Wanita yang terlalu sensitif
perasaanya membuat pria serba salah. Jika Anda tipe wanita yang tidak bisa
diajak bercanda dan terlalu sensitif, membuat pasangan Anda atau pria yang
sedang melakukan pendekatan jadi menjauh dari Anda.
Terlalu Pintar
Setiap orang menyukai wanita yang
cerdas dan mampu menyuarakan pendapatnya di depan publik. Namun, jika
kepercayaan diri si wanita sudah terlalu besar dapat membuat pria hilang
feeling.
Cemburu yang tidak rasional
Cemburu merupakan bumbu dalam suatu
hubungan. Namun, jika rasa cemburu menjadi berlebihan justru akan menjadi
bencana. Apalagi jika setiap lima menit sekali Anda menghubunginya, hal ini
akan membuat pria menjadi tidak nyaman dan berpikir ulang tentang hubungan Anda
bersamanya.
Terlalu materialistis
Ketidaknyamanan terburuk yang
dirasakan pria adalah bila pasangannya terlalu materialistis. Jika Anda ingin
tampil cantik depan pasangan, namun selalu memanfaatkan uang pasangan tentunya
Anda tidak akan dilihat cantik oleh pasangan. Sebaiknya buatlah pasangan
terkesan dengan kemampuan yang Anda miliki bukan keterkaitan dan ketergantungan
Anda dengan uangnya.
Wanita Bergantung
Pria suka dengan wanita yang manja,
namun jika sudah berlebihan pria akan mundur. Bila wanita terlalu bergantung
dan ingin selalu dekat dengan pasangannya, akan membuat pria risih dan takut
menjalin hubungan lebih serius lagi.
So girls, kalau ada diantara kalian
yang punya sifat seperti ini sebaiknya mulai sedikit diubah, bila tidak ingin
kehilangan pria yang kalian sukai dan cintai!
PENAMPILAN BUKAN KRITERIA
UTAMA COWOK DALAM MEMILIH PASANGAN
"Cewek
itu nggak cantik-cantik banget, body-nya juga biasa aja, tapi kok pacarnya
ganteng, ya?" Berapa kali komentar seperti itu terlontar dari mulut Anda
dan teman-teman? Ungkapan rasa heran seolah-olah tak percaya bahwa pria justru
lebih tertarik pada gadis yang "biasa-biasa" saja.
Eits, jangan salah. Wajah cantik dan tubuh indah memang bisa memikat pria dalam
sekejap, namun saat mencari kekasih, percayalah. Penampilan saja tak cukup. Ada
hal-hal lain yang lebih diutamakan pria. Misalnya:
1.
Selera humor
Bagi pria, tak ada yang lebih menyenangkan dari mengobrol dengan wanita yang
bisa membuatnya tertawa. Apalagi jika pria itu juga humoris. Wanita dengan
selera humor yang baik juga biasanya lebih santai dan tidak mudah tersinggung.
Pria biasanya senang bercanda dengan sambil meledek, dan wanita yang humoris
bisa menanggapinya dengan baik, bukannya malah ngambek dan tersinggung.
2. Pintar, tapi
tak terlalu pintar
Semua pria senang wanita yang cerdas, berwawasan luas, dan banyak tahu. Tapi
hati-hati, jangan sampai membuatnya merasa bodoh. Ini bukan berarti kita harus
pura-pura bodoh di hadapannya. Cukup berikan kesempatan baginya untuk
"memamerkan" pengetahuan dan kecerdasannya. Misalnya, biarlah kita
jadi jagoan dalam hal wawasan politik luar negeri, tapi saat dia sedang bicara
tentang internet dan komputer yang jadi bidang keahliannya, dengarkanlah dengan
hormat dan pujilah dia atas kecerdasannya di bidang itu.
3. Menyenangkan
diajak ngobrol
Ini adalah faktor penting yang bahkan bisa mengalahkan faktor fisik. Pria mana
pun tak akan ada yang mau berpacaran dengan wanita yang tak nyambung saat
diajak ngobrol. Bukan berarti wanita itu kurang cerdas, tapi seringkali minat
mereka berbeda. Si lelaki tertarik pada topik A, B, C, si wanita tertarik pada
topik X, Y, Z. Masalah ini bisa diatasi dengan bersama-sama mencari topik apa
yang kalian berdua sukai. Atau dengan saling membuka diri terhadap topik-topik
baru. Siapa tahu si lelaki jadi bisa suka pada topik Z, dan si wanita bisa ikut
suka topik A.
Tapi masalah ini juga bisa muncul jika si wanita terlalu pemalu. Sebenarnya
mereka menyukai hal yang sama, namun si wanita terlalu takut untuk memulai
percakapan. Ini sifat yang sebaiknya segera dihilangkan, setidaknya saat
berhadapan dengan si dia. Jangan takut bertanya, memberi pendapat, dan memulai
percakapan. Apa ruginya mengajak ngobrol, kan? Saat berbincang, jangan biarkan
ada jeda kosong terlalu lama. Lontarkan pertanyaan santai tentang dirinya
("Dulu kuliah di mana?"), tentang barang yang dipakainya
("Sepatunya lucu deh. Beli di mana?"), atau tentang hal-hal lain yang
memancing opininya ("Semalem nonton audisi Indonesian Idol, nggak? Agnes
Monica jadi juri, menurut kamu oke gak?").
4. Percaya diri
dan bisa memegang kendali
Memang sudah dari sononya lelaki terlahir sebagai pemimpin dan ingin mengontrol
segala sesuatu. Namun bukan berarti mereka menginginkan wanita yang hanya bisa
nurut saja bagai kerbau dicocok hidung. Pria sangat kagum pada wanita yang tahu
apa yang ia mau, dan tak sungkan mengatakannya. Contoh paling sederhana adalah
saat ditanya, "Nonton film apa ya kita?" kebanyakan wanita menjawab,
"Terserah". Padahal sebetulnya ia sudah punya pilihan film dalam
kepalanya. Mengapa harus takut pilihanmu berbeda dengan pilihan si dia?
Setidaknya kita tahu apa yang kita inginkan, dan bukan hanya manut saja
mengikuti pilihannya. Sesungguhnya pria juga lelah dengan wanita yang semuanya
serba terserah. Ini tak berlaku hanya saat sedang berduaan. Pria juga suka
melihat wanita yang memegang kontrol dan tak hanya nurut saja menerima
perlakuan dan perintah orang lain, baik di lingkungan pergaulan maupun di
tempat kerja.
5. Keibuan
Tanpa disadari, pria akan mengajukan pertanyaan ini dalam benaknya,
"Apakah wanita ini akan jadi ibu yang baik bagi anak-anakku?" Tak
perlu "cari muka" pada anak-anak kecil untuk menunjukkan sifat
keibuanmu. Cukup tunjukkan perhatian padanya. Ia juga tahu bahwa wanita yang
perhatian dan bisa merawat serta menjaga orang-orang terdekatnya dengan baik,
nantinya akan jadi istri dan ibu yang baik.
6. Fashionable
tapi tak berlebihan
Pria senang terlihat "jalan bareng" dengan wanita yang terlihat
keren. Tak perlu wajah dan tubuh bak supermodel, bila wanita merawat diri
dengan baik dan punya selera mode yang baik, pria pun senang melihatnya. Tapi,
hindari tren mode yang terlalu ekstrem dan terlihat "aneh" di mata
kebanyakan orang. Pria senang jalan dengan wanita yang jadi pusat perhatian,
tapi bukan diperhatikan orang karena dianggap aneh.
7. Tak suka
mengeluh
Di Twitter, mengeluh tentang pekerjaan. Di BlackBerry Messenger, mengeluh
tentang teman yang menyebalkan. Di status Facebook, mengeluh tentang gebetan.
Saat bertemu, mengeluh tentang perilaku si adik yang bikin kesal. Mengeluh itu
manusiawi, tapi jika yang keluar dari mulut kita hanya keluhan dan hal-hal
negatif, bukan hanya pria yang akan menjauh, tapi juga teman-teman. Ingat,
keluhan itu menular dan bisa merusak mood orang lain yang sedang bahagia.
8. Religius
Tak bisa dipungkiri, agama memiliki peran yang cukup penting bagi pria untuk
memilih wanita idamannya. Meskipun pria tersebut tidak religius, ia akan merasa
tenang jika mengetahui bahwa wanita idamannya dekat dengan agama. Bentuknya
macam-macam, dari mulai yang sangat relijius (berjilbab, rajin solat 5 waktu,
atau aktif di kegiatan gereja, dll), atau dekat dengan agama dalam hal
keseharian, misalnya tak pernah melakukan hal-hal yang dilarang agama. Pria
juga menganggap wanita religius nantinya akan jadi istri yang baik (meskipun
pada kenyataannya belum tentu).
KRITERIA PRIA DALAM MEMILIH PASANGAN
Meski
pria cenderung terlihat santai dalam memilih pasangan, tapi mereka diam-diam
juga memiliki kriteria lho untuk dijadikan calon istri. Memang, soal penampilan
selalu dijadikan faktor utama untuk memikat hati pria. Pendapat itu benar, tapi
wanita cantik tanpa hati yang baik dan kurang perhatian tidak akan pernah dijadikan
calon istri oleh pria. Wanita seperti itu hanya akan pas dijadikan kekasih atau
teman saja. Daripada penasaran, sebenarnya wanita seperti apa yang ingin
dijadikan pria menjadi istrinya:
Perhatian
dan Baik Hati
Dua
sifat tersebut menjadi faktor yang penting dimiliki oleh seorang istri menurut
para pria. Ketika membayangkan pernikahan, seringkali mereka juga membayangkan
punya anak dan membentuk keluarga. Mereka tentunya ingin anak-anaknya memiliki
ibu yang pengertian, penuh cinta, perhatian, dan baik hati.
Santai
Santai,
tidak terlalu ribet apalagi rewel merupakan karakter wanita yang disukai pria.
Pria bisa tertekan membayangkan punya istri yang selalu menuntut, terlalu
serius, rewel, dan terlalu pengatur. Santailah sedikit, jangan terlalu serius apalagi
dalam menghadapi hal-hal kecil.
Berani
Berpendapat
Rata-rata
pria senang jika memiliki istri yang tak 'terlalu' penurut. Laki-laki akan
senang jika istri juga bisa ikut berpendapat dan berdiskusi tentang sesuatu.
Pria tidak terlalu suka pada wanita yang melakukan apa saja demi menyenangkan
suami, walau sebenernya sang istri tidak suka melakukannya. Pria senang pada
wanita yang berkepribadian kuat dan punya pendirian.
Menjaga
Penampilan
Menjaga
penampilan bukan berarti Anda harus selalu tampil cantik seperti supermodel.
Pria senang pada wanita yang bisa merawat diri dan menjaga penampilan. Tak ada
salahnya sesekali memotong rambut di penata rambut yang terkenal atau
merapihkan alis ke salon yang ahli dalam membentuk alis.
7 TANDA PRIA BOSAN
DENGAN ANDA.
Rasa
bosan dalam hubungan asmara dapat muncul tiba-tiba. Ketika seseorang mulai
bosan dengan kekasihnya, maka ketertarikannya terhadap hubungannya berkurang.
Tentu kondisi ini tidak Anda inginkan. Agar kebosanan pasangan bisa segera
diatasi, Anda harus menyadari tanda-tanda kejenuhannya. Seperti dilansir dari eHow, ini dia
tanda-tanda pria bosan dengan kekasihnya.
Menjadi
Lebih Sibuk
Ini
mungkin upaya dia untuk tidak menemui Anda. Jangan langsung menegurnya, cari
tahu apakah pasangan benar-benar banyak pekerjaan atau sedang menghindar dari
Anda.
Jarang
Kontak Fisik
Jika
perlakuan sayangnya, seperti memeluk, telah berkurang pada Anda dan dia
menjauhkan diri dari kekasihnya, tampaknya dia sedang sangat jenuh dengan Anda.
Jarang
Memberi Kabar
Ketika
dia merasa memberi kabar bukan lagi hal yang penting untuk Anda ketahui, bisa
jadi itu tanda kebosanannya terhadap hubungan.
Anda
yang Meneleponnya Duluan
Jika
Anda mulai merasa Anda yang selalu mencarinya dan saat ditelepon si dia
berusaha mengakhiri percakapan, maka bisa menjadi indikasi yang jelas bahwa dia
sedang jenuh.
Lebih
Sering Bersama Temannya
Jika
dia menjadi lebih sering pergi bersama teman-temannya kemungkinan dia bosan
dengan Anda. Si dia mungkin membutuhkan suasana baru dan itu didapatnya dengan
saling bercerita dan berkumpul bersama teman-teman.
Dia
Tidak Mengajak Anda Pergi
Jika hal ini terjadi, bisa jadi karena tempat kencan yang didatangi sudah tidak
menarik lagi baginya. Cobalah ajak si dia untuk menonton pertandingan olahraga
favoritnya. Ini bisa membuat dia terkejut dengan ajakan Anda.
Membuat
Janji yang Tidak Ditepati
Ketika
dia berjanji akan menelepon Anda jam 7 malam, dia baru menelepon jam 9 atau malah
keesokan harinya. Begitu pun ketika si dia menjanjikan untuk bertemu, si dia
tiba-tiba membatalkannya. Apakah pasangan Anda seperti ini?
ALASAN PRIA TIBA-TIBA
MENJAUH
Saat
masa pendekatan, salah satu hal yang paling ditakutkan adalah teman kencan
tiba-tiba menjauh atau menghilang tanpa kabar. Jika Anda pernah atau sedang
mengalami kondisi ini, pasti ingin tahu alasan kenapa ia tak lagi membalas
pesan teks, menelepon, atau menemui Anda.Ini dia beberapa kira-kira alasan pria
tiba-tiba menghilang:
Menemukan
Wanita Lain
Meskipun
telah kencan beberapa kali dan banyak menghabiskan waktu bersama, kemungkinan
hatinya berpaling masih bisa terjadi. Jika ini penyebab dia menjauh atau
berhenti menghubungi, sebaiknya relakan saja. Tidak ada gunanya mempertahankan
pria yang tidak tulus mencintai Anda.
Terlalu
Ketergantungan
Belum
jadi kekasih resmi, Anda sudah memintanya untuk antar jemput ke kantor. Anda
juga menghubunginya secara intens dan ingin selalu berada di dekatnya. Ini
membuat pria justru hilang ketertarikan.
Tidak
Yakin dengan Perasaannya
Tidak
ada wanita lain, Anda juga tidak terlalu bergantung padanya dan masa pendekatan
terlihat berjalan baik. Tapi tak ada angin tak ada hujan, dia menghilang tanpa
kabar. Bisa jadi alasannya karena dia belum yakin dengan perasaannya sendiri.
Dia
Hanya Jadikan Anda Pelarian
Saat
bersama Anda, mungkin dia sedang mencoba melupakan mantan kekasihnya. Anda
seperti dijadikan pelarian untuk mengalihkan rasa sakit hatinya. Jadi,
berhati-hatilah jika Anda dekat dengan pria yang putus setelah menjalin asmara
cukup lama.
Tidak
Serius dari Awal Pendekatan
Beberapa
pria kadang hanya ingin mencari kesenangan dengan flirting di sana-sini. Mereka
melakukannya untuk mengusir bosan, bersenang-senang, atau hanya 'iseng' sampai
menemukan wanita yang benar-benar disukainya.
Dia
Hanya Ingin Bersikap Sopan
Tidak
jarang pria terlihat begitu menikmati percakapannya dengan Anda, tapi pada kenyataannya
dia tak terlalu tertarik. Menanyakan nomor telepon Anda mungkin sebetulnya
hanya basa-basi untuk bersikap sopan.
Dia
Kehilangan Nomor Telepon Anda
Ya,
terkadang hal ini benar-benar terjadi. Si dia kehilangan nomor Anda sehingga
tidak bisa menelpon. Ironisnya, ketika hal itu terjadi, isi kepala wanita malah
dipenuhi dengan asumsi negatif yang pada akhirnya membuat mereka merasa buruk
terhadap dirinya sendiri.
7 HAL YANG
MENYEBABKAN PRIA MEMUTUSKAN IKATAN CINTA
Ketika
Anda telah menjalin hubungan cukup lama dengan pasangan Anda, tentu harapan
selanjutnya adalah menuju ke pelaminan. Tapi alangkah kagetnya Anda, ketika
tiba-tiba pacar Anda justru memutuskan hubungan, sebagai wanita tentu ini
sangat menyakitkan. Tapi sebelum perasaan
sakit bahkan benci merasuk di hati Anda, coba pikirkan kira-kira apa yang
membuat kekasih Anda mengambil langkah ekstrim ini. Berikut ada beberapa alasan
pria memutuskan hubungan dengan kekasihnya:
Waktunya
berakhir
Wanita
umumnya berusaha menjaga kesetiaan kepada pasangannya. Namun berbeda dengan
pria, mereka cenderung mencari sosok yang betul-betul cocok dan pas untuk
dijadikan pasangan hidup. Jika dengan Anda, dia merasa belum pas maka dia akan
meninggalkan Anda.
Mereka
Menginginkan Pasangan Sempurna
Setiap
pria memiliki fantasi masing-masing akan pasangan yang ideal. Banyak pria yang
berharap memiliki pasangan yang dapat menerima mereka seutuhnya, mampu
menampilkan sisi terbaiknya dan bisa membantunya untuk berkembang. Ketika pria
belum menemukannya, mereka akan terus mencari.
Kebiasaan
buruk yang tidak dia sukai
Berusahalah
untuk memahami karakter pasangan Anda dan kenali apa yang dia sukai atau tidak.
Karena banyak pria yang memutuskan pacarnya karena membersihkan gigi di
depannya atau berkelakar terlalu berlebihan
Berikan
juga perhatian
Sebagai
wanita Anda biasanya maunya dituruti, minta ditemani ke salon atau merajuk
minta dibeliin ini atau itu. Tapi pernahkah Anda memberikan perhatian balik
ketika pacar Anda minta ditemani nonton atau lainnya?
Pria
juga cemburu
Pria
bukannya makhluk yang tidak punya hati sehingga mereka juga bisa cemburu. Jika
Anda orang yang mudah dekat dengan pria lain apakah itu teman kantor, jelaskan
kepada pacar Anda kalau kedekatan Anda hanya sebagai teman.
Desakan
Keluarga
Hubungan
yang Anda jalani bukan hanya antara Anda berdua, melainkan antara dua keluarga.
Beberapa pria dipaksa oleh keluarganya untuk memutuskan pacarnya karena
keluarganya tidak menyenangi si wanita. Jadi Anda juga harus pandai mengambil
hati keluarga pacar Anda. Tunjukkan perhatian kepada keluarganya bahwa Anda
juga menyayangi mereka dan Anda senang bersama mereka.
Takut
dengan Komitmen
Pria
yang takut komitmen sering disalahartikan. Komitmen merupakan suatu hal yang
tidak bisa dihindari ketika pria betul-betul ingin membangun hubungan. Tetapi
pria menjadi takut berkomitmen karena mereka merasa sudah tidak cocok dengan
hubungan yang dijalankan atau tidak merasa nyaman dengan kekasihnya.Nah, coba
Anda pikirkan baik baik sekarang...
ALASAN UNTUK
MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN ?
Anda
dan kekasih sudah menjalani hubungan selama beberapa bulan. Kini mulai timbul
pertanyaan, “layakkah hubungan ini dipertahankan?” Berikut ini beberapa tanda
hubungan Anda patut dipertahankan.
Menjadi diri
sendiri
Anda bebas berekspresi saat berada di dekat pasangan. Tak perlu berpura-pura
apalagi sibuk berbohong. Dia telah mengenal Anda seutuhnya, dan menganggap
kekurangan Anda justru sebagai keunikan.Sehingga hubungan Anda benar-benar
dilandasi kejujuran, bukan kemunafikan.
Aman
Anda merasa aman dengan hubungan yang tengah dijalankan. Walau ia sedang tak
ada di sisi Anda, namun sama sekali tak terbersit pikiran negatif mengenai
pasangan. Anda telah mempercayainya 100 persen. Pasangan Anda pun berhasil
menjaga kepercayaan tersebut. Tak ada rasa saling curiga atau cemburu
berlebihan. Mengecek ponsel atau jejaring sosial pasangan bukan menjadi hobi
Anda. Karena Anda mengetahui setiap kegiatan yang dilakukan pasangan.
Bahagia
Selama menjalani hubungan, Anda merasa sangat bahagia. Tak hanya diri sendiri
yang merasa, namun aura kebahagiaan itu juga terpancar dan dapat dirasakan
orang sekitar Anda. Hubungan cinta bukanlah beban, justru sesuatu yang
melengkapi hidup Anda.
Jika tiga hal di atas Anda rasakan selama berhubungan dengan kekasih, maka
jangan ragu-ragu lagi. Pertahankan terus hubungan cinta Anda. Siapa tahu di
kemudian hari, dialah yang akan menjadi pendamping Anda seumur hidup.
MENENTUKAN BAHWA SI DIA
MEMANG BUKAN PASANGAN YANG TIDAK TEPAT
Hubungan
cinta yang telah berjalan lama, namun tak juga berujung pada pernikahan kadang
menimbulkan pertanyaan "Apakah ia orang yang tepat?". Berikut
beberapa tanda bahwa Anda telah memilih pasangan yang tidak tepat.
1. Tidak bahagia
Walau memiliki pasangan, namun saat bersamanya Anda tak merasa bahagia. Bahkan
tak jarang Anda sengaja menghindari jadwal-jadwal bertemu dan kencan. jika
ketidakbahagiaan sudah melanda, untuk apa sebuah hubungan harus diteruskan?
2. Merasa rendah
diri saat bersama pasangan
Bersama pasangan tak membuat Anda tersenyum bahagia, sebaliknya perasaan rendah
diri justru melanda. Sikap pasangan yang dominan dan superior membuat Anda
selalu merasa melakukan kesalahan. Apapun yang Anda lakukan seakan tak pernah
cukup baginya.
3. Membuat Anda
jauh dari sahabat juga keluarga
Pasangan seolah ingin memiliki Anda sendirian. Jangankan untuk bersilaturahmi
dengan sahabat, bertemu dan mengambil hati orang tua Anda saja ia enggan
melakukannya. Ketimbang bertandang ke rumah dan mengakrabkan diri dengan
keluarga, kekasih lebih suka mengatur janji untuk bertemu Anda di tempat lain.
Misalnya pusat perbelanjaan.
4. Tidak memiliki
tujuan yang sama
Jika ingin hubungan menuju ke jenjang yang serius, tentunya Anda dan pasangan
harus memiliki tujuan hidup yang sama. Jika sudah menjalankan hubungan sekian
lama, namun Anda dan pasangan tetap tidak memiliki tujuan yang sama, maka ada
baiknya untuk menilai ulang hubungan tersebut.
5. Menyangkal
kebenaran
Anda sudah menyadari ada yang salah dengan hubungan yang tengah dijalani. Namun
entah karena apa, Anda terus melakukan penyangkalan. Terkadang tekanan dari
umur yang terus bertambah serta keinginan untuk segera menikah membuat hati dan
pikiran Anda tak bisa melihat kesalahan-kesalahan yang ada dalam hubungan.
Jangan sampai terjebak dalam kesalahan ini, dan membuat keputusan yang akan
Anda sesali seumur hidup.
Memilih pasangan hidup bukanlah sesuatu yang harus dilakukan terburu-buru dan
di dalam tekanan apalagi ketepaksaan. Jangan sampai salah memilih pasangan
hidup.
CIRI-CIRI ASMARA YANG TAK KAN BERTAHAN LAMA
Jika
tanda-tanda ini sudah terlihat bahkan di awal hubungan, sepertinya asmara Anda
tak akan bertahan lama.

Hubungan berubah
menjadi kejam
Jika Anda sudah bersama dengan kekasih selama beberapa tahun dan Anda masih
diperlakukan dengan kejam, maka tidak mungkin pasangan Anda menginginkan
hubungan langgeng. Sebagian besar pasangan memang saling menggoda dengan
menjadi "kejam" dengan cara yang menyenangkan/genit, namun jika
tujuan utama mereka adalah untuk menyakiti atau merendahkan Anda, maka kemudian
rasa hormat akan menghilang dari hubungan Anda dan akan berganti air mata.
Anda memilih
untuk tidak menghabiskan banyak waktu bersama
Hubungan tumbuh dengan baik jika pasangan tersebut menciptakan keseimbangan
yang tepat antara menghabiskan waktu secara terpisah dan menghabiskan waktu
khusus bersama. Jika Anda sering mengisi hari tanpa bersama pasangan, dan Anda
bahkan tidak merindukan dia sama sekali, ada kemungkinan besar Anda tidak
sesayang itu. Hubungan pun akan berakhir.
Anda tidak
diperkenalkan kepada keluarga atau teman-temannya
Ketika Anda sudah bertemu seseorang yang spesial dan sangat Anda cintai, Anda
merasa sangat bahagia dan ingin menceritakan semua kisah Anda ke semua orang.
Jika Anda sudah memiliki pasangan selama beberapa bulan tetapi dia masih belum
memperkenalkan Anda kepada keluarga atau teman-temannya, maka Anda harus
mencari tahu alasannya.
Pasangan Anda
terlalu mengatur
Apakah pasangan Anda selalu ingin tahu keberadaan tepat dan persisnya Anda
setiap saat? Meskipun pada awalnya Anda mungkin merasa menikmati perhatian
tersebut, namun hal itu bisa menjadi cukup menjengkelkan setelah beberapa lama.
Jika pasangan Anda menunjukkan perilaku seperti ini, itu adalah tanda dia
pencemburu. Anda hanya bisa bersamanya selama Anda dapat menerima sikapnya itu,
tetapi bahkan jika Anda tetap bersama, akhirnya Anda akan memendam perasaan dan
ini bukanlah resep yang baik untuk hubungan yang menyenangkan.
Anda tidak
memiliki kesamaan
Ya, kita tahu berbeda itu menarik, tetapi ketika Anda begitu berlawanan dengannya,
seperti saat Anda tidak bisa mengobrol dengan asyik karena tidak memiliki
kesamaan, kami cukup yakin bahwa Anda sangat bertentangan. Tentu saja, Anda
tidak ingin bersama seseorang yang persis sama seperti Anda, sebaliknya,
memiliki ketertarikan yang berbeda dapat menjadi sesuatu yang menarik. Ketika
sampai ke titik saat percakapan Anda menjadi membosankan, maka kami cukup yakin
mengatakan bahwa hubungan Anda tidak akan berhasil.
Tidak ada
komitmen
Jika Anda telah cukup lama berhubungan, dan pasangan Anda tidak menunjukkan
tanda-tanda ingin berkomitmen, ada baiknya Anda mencari tahu alasannya. Tentu
saja, beberapa asmara membutuhkan waktu lama untuk tumbuh secara alami, tapi
pastikan cinta Anda tidak digantung bersama seseorang yang tidak memiliki rencana
masa depan dengan Anda. Suatu hubungan yang di dalamnya terdapat satu orang
ingin berkomitmen sedangkan yang lainnya enggan untuk itu, biasanya ditakdirkan
berakhir menjadi bencana.
Jarang menelepon
Tentu saja, bagi kebanyakan orang terlalu sibuk untuk menelepon pasangannya itu
normal, karena hidup itu penuh kesibukan! Namun, jika kalimat "Saya
terlalu sibuk untuk menelepon" menjadi terlalu sering diucapkan, maka
pasangan Anda perlu menetapkan prioritas. Jika mereka tidak bisa melakukan itu,
maka pada akhirnya Anda akan merasa seperti sampah. Setiap orang perlu merasa
istimewa dan jika pasangan Anda tidak bisa membuat Anda merasa seperti itu,
saatnya untuk memutuskan hubungan dengannya!
5 TANDA ANDA HARUS PUTUS
HUBUNGAN

Di
masa awal hubungan segalanya terasa manis. Tapi kini semuanya justru bikin
stres. Orang yang dulu selalu membikin kamu tersenyum, kini lebih sering
membuatmu menangis (dan sulit bernapas).Jika itu terjadi pada hubunganmu,
mungkin sudah saatnya kamu mengajukan pertanyaan : Apakah ini waktunya
berpisah? Bagaimana melihat tanda-tanda waktunya untuk putus? Berikut kami
sajikan lima tandanya.
Lebih sering
menyakitkan daripada menyenangkan
Cinta yang sehat akan terasa seperti saat yang paling membahagiakan. Tentu
saja, pertengkaran kecil memang tidak terelakkan, namun jika kamu lebih sering
merasa sedih, marah, atau cemas daripada merasa bahagia, sudah jelas bahwa
hubungan itu tidak baik untukmu.
Hal yang dulu
kamu sukai kini justru mengganggu
Pada awalnya, hal-hal yang berbeda merupakan awal untuk membangun ketertarikan
di antara kalian. Namun lama-lama, perbedaan itu justru makin mengganggu. Pada
awalnya, ketika kekasihmu sering keluar untuk berpesta, mungkin kamu akan
merasa ia orang penting dan seksi. Namun kini, kamu merasa bahwa sikapnya yang
genit danekstrovert membuatmu merasa tidak nyaman. Ketika sudah tidak ada
gairah, jika kamu merasa perbedaan yang mendasar itu menjadi sumber konflik di
antara kalian, sadarilah bahwa mengubah kepribadian bukanlah solusi terbaik.
Beralihlah darinya dan temukan pasangan lain yang lebih cocok.
Selalu ingin
menghindar darinya
Saat awal menjalin hubungan, kamu ingin bersamanya sepanjang waktu. Kamu sering
meneleponnya dan mengirim pesan teks, serta menghabiskan waktu bersamanya
setiap kali ada kesempatan. Meskipun normal jika kini kamu merasa tertarik
dengan hal lainnya, waspadalah jika kamu sudah mulai merasakan tanda-tanda
seperti menghindari telepon darinya, atau selalu membuat jadwal dengan
teman-temanmu. Berhati-hatilah dengan sikap yang seperti itu, karena itu bisa
membuat pasanganmu marah, jika kamu merasa bosan dan tidak peduli lagi
dengannya, itu merupakan tanda-tanda hubunganmu tidak lagi berjalan mulus. Mungkin
sudah saatnya memutuskan untuk berteman saja.
Selalu
mempertengkarkan masalah lama
Tanda hubungan yang baik adalah dengan dapat menyelesaikan suatu konflik untuk
membangun koneksi yang lebih dalam. Jika kamu terus bertengkar dengan masalah
yang sama, lagi dan lagi, itu adalah sebuah tanda mendasar bahwa kepribadianmu
tidak cocok dengannya. Kamu mungkin juga harus mengakui bahwa kalian tidak
cocok satu sama lain. Maka beralihlah darinya kemudian cari seseorang yang
mungkin merupakan pasangan idamanmu.
Mengincar cowok
lain
Ketika kamu benar-benar jatuh cinta dengan seorang pria, maka secara alami kamu
hanya akan tertarik padanya. Seakan-akan dia adalah satu-satunya pria dan tidak
ada pria lain di dunia ini. Jika tiba-tiba kamu mulai mengincar cowok lain,
membuat alasan untuk berbicara dengan rekan yang terlihat imut, atau menerima
ajakan makan siang dari mantanmu, mungkin hatimu mulai mencari hal-hal baru.
Dengan memperhatikan tanda-tanda itu, maka sudah jelas bahwa sudah waktunya
buatmu untuk beranjak darinya. Dengan demikian kamu bisa menyayangi dirimu
sendiri dan juga pasanganmu, untuk menemukan cinta sejati dan terakhir.

Artikel ini hanya merupakan saduran dari berbagai sumber yang saya pinjam untuk kebaikan saudaraku kaum perempuan.
silahkan juga baca artikel lain tentang "KEAGUNGAN WANITA' di bagian lain blog ini.
semoga bermanfaat.